SURABAYA (suarakawan.com) - Nama Dr Basa Alim Tualeka terus mencuat. Setelah namanya disebut-sebut mendampingi Tri Rismaharini pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya 2015, kini pengusaha sukses Surabaya kelahiran Maluku itu diusulkan menjadi calon menteri pada kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.
Tentu saja, dengan catatan jika gugatan Prabowo-Hatta di MK kandas pada sidang putusan 21 Agustus nanti. Sebab, kendati dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu, Jokowi-Jusuf Kalla mengungguli Prabowo-Hatta, namun kemenangannya digugat pasangan nomor urut 1 tersebut.
Obasa, panggilan akrab Basa Ali Tualeka diusulkan menjadi menteri oleh Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Jawa Timur, bersama tiga tokoh masyarakat Maluku lainnya. Obasa diusulkan menjadi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Tiga tokoh masyarakat Maluku di Surabaya lainnya yang diusulkan menjadi menteri yaitu Pro Dr Paul Tahalele, dr., FCTS (Menteri Kesehatan), Letnan Jenderal Dr Nono Sampono, S.Pi, M.Si (Menteri Kelautan) dan Prof Dr Burhan Bungin, M.Si., PhD (Menteri Pariwisata).
“Masyarakat Maluku di Jatim ingin menyikapi perjalanan Bangsa dan Rakyat Indonesia terutama dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karenanya, kami mengusulkan Putra Maluku menjadi calon menteri,” katan Ketua KPPM Jatim, Prof Dr Samuel Hatane kepada wartawan di Surabaya, Kamis (14/08).
Surat usulan telah diajukan kepada Megawati Soekarno Putri (Ketua Umum DPP PDI Perjuangan), Presiden terpilih Joko Widodo dan Wapres terpilih Muhammad Jusuf Kalla. Dasar pengajuan usulan keempat nama calon menteri itu, karena selama ini tidak seorang pun Putra Maluku yang duduk dalam Kabinet kecuali Prof. G.A. Siwabessy, yang pernah menjadi Menteri Kesehatan RI pada tahun 1960-an.
Keempat nama calon menteri yang diusulkan, dianggap telah mempunyai kapabilitas dan integritas yang tinggi, juga seorang profesional dalam bidangnya masing-masing serta sanggup menjalankan visi dan misi Jokowi-JK menuju Indonesia Hebat.
“Kami harapkan pemerintah ke depan agar dapat memilih salah seorang dari empat calon menteri yang diusulkan. Dengan masuknya Putra Maluku di dalam kabinet yang akan datang, maka diharapkan terciptanya Kabinet Bhineka Tunggal Ika,” tuturnya.
Untuk diketahui, nama Basa Alim Tualeka adalah Sekretaris Koordinator Nasional (Kornas) Relawan Keluarga Nusantara Jokowi?JK Provinsi Jawa Timur dengan Surat Mandat No:007/KORNAS/V/2014. Dia juga mantan tim pemenangan cagub Khofifah Indar Parawansa saat pilgub Jatim 2013 lalu.
“Saya menghormati usulan dari teman-teman masyarakat Maluku di Jatim. Saya tidak pernah berambisi untuk menjadi menteri. Tapi, kalau amanah itu diberikan kepada saya, mau tidak mau saya harus siap,” ujar Basa Alim Tualeka yang juga Wakil Ketua Bidang Hubungan Pemerintah, Kelembagaan/BUMN/BUMD di Kadin Jatim ini. (Bng/era)
Keterangan foto: Basa Alim Tualeka, salah satu tokoh masyarakat Maluku di Jatim yang dicalonkan menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar